Raih Pahala Jariyah, Bangun Rumah Tahfidz Nurul Huda di Pelosok Pasuruan

Kondisi bangunan Rumah Tahfiz Nurul Huda yang kerap kali bocor jika hujan, sehingga para pengajar khawatir akan ambruk membuat para santri sering diliburkan. Mari bangun kembali rumah tahfidz di pelosok Pasuruan ini dengan sedekah terbaikmu!

Simpan

Raih Pahala Jariyah, Bangun Rumah Tahfidz Nurul Huda di Pelosok Pasuruan

Target

0 0

0%
0 85 hari tersisa

Raih Pahala Jariyah, Bangun Rumah Tahfidz Nurul Huda di Pelosok Pasuruan

Update : 25 Nov, 2021


"Di sini, para santri tidak dikenakan biaya, Mas. Mereka mau datang dan membawa teman untuk belajar Al-Qur'an saja, sudah bagus. Kasian orang tua mereka kalau ditarik biaya, karena rata-rata hanya bekerja sebagai buruh di ladang. Untuk makan saja, mereka masih sering makan singkong dan daunnya," cerita Ustad Tohari.

Sahabat, Rumah Tahfiz Nurul Huda merupakan satu-satunya rumah tahfiz di Dusun Puncak Sari, bahkan menjadi salah satu tempat syiar islam di wilayah plosok Probolinggo. 5 tahun yang lalu, rumah tahfiz yang didirikan oleh para da’i ini hanya memiliki 9 murid saja. Namun seiring berjalannya waktu, kini terdapat 128 santri yang aktif belajar Al-Qur'an hingga mengakibatkan rumah tahfiz ini tidak mampu lagi menampung semua santri dalam satu waktu.



Saat musim hujan dan angin kencang, Rumah Tahfiz Nurul Huda sudah pasti akan meliburkan santrinya. Selain karena ruangan yang basah karena atapnya banyak yang bocor, para pengajar juga khawatir bangunan ambruk menimpa santri. Sebab pondasi bangunan hanya terbuat dari kayu biasa, dan dindingnya dibuat dari tempelan bambu seadanya.

Kondisi tersebut membuat para santri bersedih hati, sampai ada yang menangis. Sebab untuk sampai di Rumah Tahfiz, banyak dari mereka yang harus menempuh perjalanan kaki 4-7 km naik turun melewati bukit dengan kondisi medan jalan yang sangat ekstrem, kiri tebing dan kanan jurang.



“Sedih kak, saya dan teman-teman pernah jatuh demi bisa ke sini untuk belajar Al-Quran, tapi pas sampai sini diliburkan, karena cuacanya gerimis. Pak Ustad hanya mengajak kami berdoa supaya segera dipertemukan dengan orang baik, dan tempat belajar kami mendapat perbaikan. Sehingga kami bisa terus belajar Al-Qur'an, Kak,” ujar Aulia penuh haru, mewakili teman-temannya.

Melihat kondisi tersebut, Tim ACT-MRI Pasuruan berikhtiar membantu membangunkan rumah tahfiz yang layak dan aman. Sehingga para generasi Qurani seperti Adek Aulia semakin bersemangat menghafal Al-Qur'an dan mempelajari ilmu agama. Maukah kamu turut membersamai ikhtiar ini?



Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang berman¬faat, dan anak saleh yang mendoakannya," (HR. Muslim)

Sahabat Dermawan, mari berlomba-lomba dalam kebaikan dengan membangun Rumah Tahfidz Nurul Huda. Dari setiap ayat yang dibaca secara berulang-ulang oleh para santri, Insya Allah mengalir juga amalannya untuk para pemberi sedekah!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang