Memikul Ember Setiap Harinya, Hadiahkan Sumur Wakaf untuk Keluarga Adik Azis

Setiap hari Azis dan kakaknya harus mondar mandir untuk mengambil air di sumber mata air warga. Mirisnya, air tersebut debit airnya sangat kecil. Bantu hadirkan sumur wakaf untuk Adik Azis melalui laman ini.

Simpan

Memikul Ember Setiap Harinya, Hadiahkan Sumur Wakaf untuk Keluarga Adik Azis

Target

0 0

0%
0 66 hari tersisa

Memikul Ember Setiap Harinya, Hadiahkan Sumur Wakaf untuk Keluarga Adik Azis

Update : 02 Dec, 2021


Dalam sebuah hadits, Saad bin Ubadah bertanya, "Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?" "Beliau menjawab, "Memberi air (sedekah air)." (HR. Abu Daud)

Halo kakak, perkenalkan namaku Azis. Saat ini aku sekolah kelas 2 SD (Sekolah Dasar), usiaku 8 tahun. Aku tinggal di Dusun XV, Karang Gading, Kec. Labuhan Deli, Kabuparten Deli Serdang, Sumatera Utara. Untuk sampai di desaku memerlukan waktu sekitar 3 jam dari Kota Medan. Jalan menuju rumahku harus melewati tanah yang berlumpur dan beraspal.



Namun, bukan hal itu yang inginku ceritakan. Melainkan, krisis air bersih di desaku. Saat ini sumber air bersih di desaku tercemar. Air keruh bewarna hitam, dan air ini biasa kami gunakan untuk mencuci pakaian, mandi dan lain-lain. Hal ini terpaksa dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan air.

Mungkin bagi setiap orang mengatasi masalah krisis air bersih bisa dilakukan dengan cara membeli air. Namun, tidak bagi kami. Mayoritas di kampungku bekerja sebagai buruh tani dan bagi kami sangat sulit untuk membeli air bersih untuk makan sehari-hari saja kami masih kekurangan apa lagi membeli air bersih.



Untuk mendapatkan air bersih aku bersama kakakku setiap pulang sekolah harus mondar-mandir mengambil air di sumber mata air. Namun karena pompanya sudah tua dimakan usia, sehingga debit airnya sangat kecil. Tanganku memerah menarik ember berisi Setiap hari Azis dan kakaknya harus mondar mandir untuk mengambil air di pompa air yang debit airnya sangat kecil. Bantu hadirkan sumur wakaf untuk Adik Azis melalui laman ini.air dan kakiku gemetar karena kelelahan tapi itu sudah menjadi tugasku menggantikan ayah yang sudah lama sakit-sakitan dan ibuku yang harus menggantikan peran ayah sebagi petani.



Kondisi di desaku makin diperparah karena tidak memiliki kamar mandi yang layak. Di rumahku misalnya, kamar mandi hanya berdinging anyaman dan dibangun seadanya tanpa atap serta pintu. Tak sampai disitu, tidak ada penerangan di kamar mandi membuat ibu serta kakak ku hanya bisa menggunakan kamar mandi di tengah gelapnya malam tanpa penerangan.



Insya Allah, tim Aksi Cepat Tanggap Medan akan membangun Sumur Wakaf untuk keluarga Adik Azis agar adik Azis bisa fokus bersekolah dan memiliki air bersih untuk memenuhi kebutuhan keluarganya setiap hari. Tentunya, sumur ini tidak hanya bisa dipakai dengan keluarga Adik Azis, melainkan bisa digunakan warga setempat.

Sahabat, mari sama-sama kita hadirkan sumur untuk masyarakat di pelosok negeri. Insya Allah, sumur wakaf yang terbangun akan menjadi pahala jariyah. Yuk, tunaikan sedekahmu melalui laman ini sekarang!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Ayo ikut berkontribusi dengan menjadi fundraiser pada campaign ini.
Wakaf Sekarang