Dengan Kursi Roda, Jualan Ketan Sambel Demi Bantu Ibu. Yuk, Bantu Ringankan Duka Lala

Dengan kursi rodanya yang mulai usang. Lala bersemangat membawa box berisi ketan sambel untuk dijual demi bantu Ibu. Dengan keterbatasannya juga Lala harus mengubur dalam mimpinya bersekolah. Yuk bantu ringankan duka Lala dengan sedekah terbaik kita!

Simpan

Dengan Kursi Roda, Jualan Ketan Sambel Demi Bantu Ibu. Yuk, Bantu Ringankan Duka Lala

Target

0 0

0%
0 130 hari tersisa

Dengan Kursi Roda, Jualan Ketan Sambel Demi Bantu Ibu. Yuk, Bantu Ringankan Duka Lala

Update : 03 Dec, 2021


Lala (16 Thn) yang seharusnya jika bersekolah sudah jenjang SMA harus mengubur keinginan itu dalam-dalam. Sejak lahir, Lala lumpuh. Melakukan aktifitas di rumah dengan merangkak. Tidak ada vonis apapun dari dokter, dan ibunya tak punya biaya untuk pengobatan Lala. Dengan kursi roda pemberian orang lah Lala beraktifitas di luar rumah. Kini tinggal berdua bersama ibunya di sebuah kosan di Spande, Sumokali, Sidoarjo. Ayah sambungnya jarang pulang, jika pulang pun hanya sehari lalu kembali lagi ke luar kota. Katanya lebih baik kerja di luar daripada di rumah menambah biaya untuk makan. Jadi ayahnya pulang hanya ketika ada uang untuk diberikan kepada Lala dan ibunya.



Lala tak pernah mengenyam Pendidikan normal selama hidupnya. Namun Lala sempat belajar mengaji di pondok pesantren milik seseorang yang pernah membantu Bu Siti ( Ibunya Lala). Selama 11 tahun Lala dirawat oleh budenya. Karena Ibunya harus bekerja di luar pulau. Hingga budenya sudah tidak mampu merawatnya karena Lala sudah tumbuh dewasa. Baru lima tahun menikmati tinggal bersama ibunya, Semula hidup Bu Siti baik-baik saja, memiliki usaha jual gorengan dan membuat kelompok arisan. Namun setelah musibah itu menimpa keluarganya. Kini Bu Siti berada didalam keterpurukan. Awal tahun 2020 pandemi melanda. Beberapa orang yang mendapat arisan pergi ke luar kota tanpa jejak. Kelompok arisanpun bubar, dan semua meminta pertanggungjawaban Bu Siti. Hal tersebut yang menyebabkan Bu Siti terjerat hutang. Hingga barang-barang berharga miliknya terjual semua.



Dengan keterbatasannya Lala pun tak bisa berbuat banyak melihat ibunya tiap hari harus berurusan dengan penagih hutang. Hampir setiap hari menyaksikan ibunya dimarahi para penagih hutang. Bahkan barang berharga di rumahnya sudah habis diambil para penagih hutang.

Lala hanya bisa berdoa dan membantu jualan ketan sambel buatan ibunya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar hutang. Dijual dengan harga 2500 rupiah per pcs. Biasanya Lala dan ibunya hanya menjual 35 pcs karena keterbatasan modal. Jualan mulai bakda ashar hingga maghrib. Lala dan ibunya pernah mencoba jualan dipagi hari, namun banyak tidak lakunya. Sehingga memutuskan untuk jualan di sore hari. Berjualan menyusuri jalanan. Dengan mendorong kursi roda. Dagangannya dipangku Lala sedangkan Bu Siti mendorongnya.



“Saya pernah tidak pegang uang sama sekali mbak, dalam kondisi semua barang berharga sudah tidak ada. Airpun tidak ada, hingga akhirnya rebus air dari kran” Kata Bu Siti sambil menangis.

“Bagi saya, makan itu nomor 2 mbak. Yang penting ada uang untuk bisa bayar. Sedangkan modal minim untuk jual lebih banyak lagi”

Lala ingin sekali meringankan beban ibunya. Seharusnya Lala yang bekerja untuk melunasi hutang dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tapi Lala tidak bisa berbuat banyak.

Jika Lala diberikan rezeki, Lala ingin jualan kue-kue dengan ibunya. Menitipkan ke warung-warung disekitar kos dan menerima pesanan. Tanpa harus jalan jauh. Kasihan ibu, kesehatannya tidak selalu membaik karena banyak pikiran dan kecapekan.

Nanti jika ekonomi sudah membaik, Lala juga ingin sekali sekolah. Ingin seperti teman-teman lainnya.

Sahabat, kondisi baik maupun buruk pasti akan menimpa semua orang. Bahkan Lala dan ibunya pun tak menyangka bisa terpuruk seperti saat ini.

"Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An'am ayat 160)

Insya Allah Tim Aksi Cepat Tanggap cabang Sidoarjo akan berikhtiar membantu Lala dan ibunya bangkit dari keterpurukan dengan bantuan modal usaha dan pendampingan usaha. Juga bantuan biaya sekolah untuk Lala. Semoga Allah mudahkan.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang