back
home
Banner Detail
Akses Air Bersih Sulit, Hadirkan Sumur Wakaf untuk Santri Riyadhul Muhibbin
Banner Content

Terkumpul

Rp22,826,115

dariRp30,000,000

219

Dermawan

61

Hari Tersisa

Act Logo 
ACT Bangka
Marker Primary 
Namang, Bangka Tengah
 
|
 
Dibuat 06 Des 2021
Para santri Ponpes Riyadhul Muhibbin harus menempuh perjalanan 30 menit dengan jalan kaki untuk mendapatkan air yang ada di aliran sungai kecil. Sayang, air yang digunakan berbau tidak sedap. Mari hadirkan sumur wakaf untuk para santri!
Sahabat, betapa mudahnya jika kita ingin beribadah dengan persediaan air yang sangat memadai. Namun, hal ini tidak dirasakan oleh para santri di Bangka.

Santri di Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 menit dengan berjalan kaki untuk mendapatkan air yang berada dialiran sungai kecil.

Air sungai tersebut mereka angkut bersama-sama dengan menggunakan ember yang kemudian mereka tampung dalam sebuah penampungan air yang berada di kamar mandi darurat yang dibangun oleh pihak pesantren.



Air yang mereka gunakan berlumut, berbau tak sedap, bahkan terkadang ada cacing yang masuk kedalam bak penampungan air. Sedangkan rasa air yang mereka gunakan seperti air yang basi dan rasanya tidak enak saat mereka gunakan untuk berkumur dan berwudhu. Tentu saja air tersebut tidak memenuhi standar air bersih dan tidak sehat untuk digunakan secara terus menerus oleh para santri.

Sedangkan kamar mandi yang mereka gunakan juga tidak memenuhi standar, hanya ada bak mandi yang terbuat dari plester semen yang sudah berlumut yang membuat air yang ditampung menjadi bau dan kadangkala bahkan ada binatang-binatang kecil yang masuk kedalam bak mandi tersebut. Tidak ada atap di kamar mandi para santri, sehingga saat hujan turun air hujan bercampur dengan air yang mereka tampung.



Sebanyak 74 santri di Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin saat ini masih menggunakan air yang mereka bawa dengan berjalan kaki dari aliran sungai kecil dan ditampung dalam bak air yang kurang layak pakai..

Para santri membutuhkan sumber air bersih layak yang mudah diakses, kamar mandi / fasilitas sanitasi dan berwudhu, serta fasilitas belajar yang layak.

“Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud)



InsyaaAllah tim Aksi Cepat Tanggap Bangka akan melakukan ikhtiar mewujudkan sumur wakaf untuk para santri beserta fasilitas sanitasi beserta tempat wudhu yang layak dan jika sudah terpenuhi donasi yang terkumpul akan digunakan untuk fasilitas atau kebutuhan santri lainnya.

Hadirkan sumur wakaf beserta fasilitas sanitasi yang layak untuk para santri dengan wakaf terbaik, melalui laman aksi ini!

Update Donasi

Ico Green
Dermawan

Arrow Icon
Ico Green
Implementasi Terkini

Arrow Icon
Ico Green
Sub Campaign

Arrow Icon
Ico Green
Fundraiser

Arrow Icon

Rekomendasi lainnya

Image
Ayo Bangun Sumur Wakaf untuk Cegah Krisis Air di Penjuru Indonesia
Icon Image

Global Wakaf

Terkumpul

Hari Tersisa

Rp 1,224,418,324

122

Rp22,826,115

Terkumpul dari Rp30,000,000