Jualan Ketan Sambel dengan Kursi Roda Demi Ibunda. Yuk Bantu Usaha Lala!

Dengan kursi rodanya yang mulai usang. Lala tetap semangat membawa box berisi ketan sambel untuk dijual demi bantu sang ibu. Dengan keterbatasannya Lala harus mengubur dalam-dalam mimpinya bersekolah. Yuk bantu Lala dan keluarga dengan sedekahmu!

Simpan

Jualan Ketan Sambel dengan Kursi Roda Demi Ibunda. Yuk Bantu Usaha Lala!

Target

0 0

0%
0 35 hari tersisa

Jualan Ketan Sambel dengan Kursi Roda Demi Ibunda. Yuk Bantu Usaha Lala!

Update : 08 Dec, 2021


“Saya pernah tidak pegang uang sama sekali mbak, dalam kondisi semua barang berharga sudah tidak ada. Airpun tidak ada, hingga akhirnya rebus air dari kran,” ujar Bu Siti sambil menangis.

Sahabat, mari kita berkenalan dengan Lala, gadis berusia 16 tahun yang harus mengubur salam-salam keinginan untuk bersekolah. Sejak lahir, Lala lumpuh. Melakukan aktifitas di rumah dengan merangkak. Tidak ada vonis apapun dari dokter, dan ibunya tak punya biaya untuk pengobatan Lala. Dengan kursi roda pemberian orang lah Lala beraktifitas di luar rumah.



Kini ia tinggal berdua bersama ibunya di sebuah kosan di Spande, Sumokali, Sidoarjo. Ayah sambungnya jarang pulang, jika pulang pun hanya sehari lalu kembali lagi ke luar kota. Katanya lebih baik kerja di luar daripada di rumah menambah biaya untuk makan. Jadi ayahnya pulang hanya ketika ada uang untuk diberikan kepada Lala dan ibunya.

Lala tak pernah mengenyam Pendidikan normal selama hidupnya. Namun Lala sempat belajar mengaji di pondok pesantren milik seseorang yang pernah membantu Bu Siti, ibunya. Selama 11 tahun Lala dirawat oleh budenya. Karena Ibunya harus bekerja di luar pulau. Hingga budenya sudah tidak mampu merawatnya karena Lala sudah tumbuh dewasa.



Semula hidup Bu Siti baik-baik saja, memiliki usaha jual gorengan dan membuat kelompok arisan. Namun setelah musibah itu menimpa keluarganya. Kini Bu Siti berada didalam keterpurukan. Awal tahun 2020 pandemi melanda. Beberapa orang yang mendapat arisan pergi ke luar kota tanpa jejak. Kelompok arisanpun bubar, dan semua meminta pertanggungjawaban Bu Siti. Hal tersebut yang menyebabkan Bu Siti terjerat hutang. Hingga barang-barang berharga miliknya terjual semua.

Dengan keterbatasannya Lala pun tak bisa berbuat banyak melihat ibunya tiap hari harus berurusan dengan penagih hutang. Hampir setiap hari menyaksikan ibunya dimarahi para penagih hutang. Bahkan barang berharga di rumahnya sudah habis diambil para penagih hutang.

Lala hanya bisa berdoa dan membantu jualan ketan sambel buatan ibunya. Mereka berjualan menyusuri jalanan. Dengan mendorong kursi roda. Dagangannya dipangku Lala sedangkan Bu Siti mendorongnya.



"Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An'am ayat 160)


Insya Allah Tim Aksi Cepat Tanggap cabang Sidoarjo akan berikhtiar membantu Lala dan ibunya bangkit dari keterpurukan dengan bantuan modal usaha dan pendampingan usaha. Juga bantuan biaya sekolah untuk Lala. Semoga Allah mudahkan.

Sahabat, kondisi baik maupun buruk pasti akan menimpa semua orang. Mari bersama sampaikan kepedulilan dengan sedekah terbaikmu.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang