Sedekahmu Bantu Bangun Rumah Layak Huni Bu Yeti

Rumahnya terbuat dari bilik bambu yang atapnya sudah bocor di setiap sudut rumahnya, ketika hujan deras bu yeti dan keluarganya pindah keruangan tengah untuk alas tidurpun memprihatinkan. Hanya di alaskan kasur lantai lepek yang setiap malam

Simpan

Sedekahmu Bantu Bangun Rumah Layak Huni Bu Yeti

Target

0 0

0%
0 96 hari tersisa

Sedekahmu Bantu Bangun Rumah Layak Huni Bu Yeti

Update : 20 Dec, 2021


Ibu yeti (42), seorang wanita parubbaya tinggal bersama suaminya dan kedua anaknya di rumah yang tidak layak, rumahnya berbentuk semi permanen. Bangunan yang sudah mereka tempati ini kondisinya cukup memprihatinkan. Rumahnya terbuat dari bilik bambu yang atapnya sudah bocor di setiap sudut rumahnya, ketika hujan deras bu yeti dan keluarganya pindah keruangan tengah untuk alas tidurpun memprihatinkan. Hanya di alaskan kasur lantai lepek yang setiap malam di gunakan tidur oleh keluarganya.

Rumah ini pun tidak di lengkap dengan MCK, sehingga ibu yeti menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Bangunan yang berukuran 5x6 meter ini menjadi tempat bernaung mereka setiap harinya.

Kondisi Didalam Rumah

Ibu yeti sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari suaminya pak herman (43) bekerja sebagai pedagang gula dan kolang kaling, suaminya milik orang lain. Suaminya tidak tiap hari jualan tergantung barang yang ada di bosnya, namun ia tetap berusaha untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Pak herman hanya mendapatkan upah 30-50 ribu perhari, pernah sesekali bu yeti dan keluarganya tidak makan karena tidak ada beras seringkali bu yeti memintta makan ke orangtuanya padahal orangtuanya juga hanya bekerja serabutan


Kondisi Tempat Tidur

Ibu yeti sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari suaminya pak herman (43) bekerja sebagai pedagang gula dan kolang kaling, suaminya milik orang lain. Suaminya tidak tiap hari jualan tergantung barang yang ada di bosnya, namun ia tetap berusaha untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Pak herman hanya mendapatkan upah 30-50 ribu perhari, pernah sesekali bu yeti dan keluarganya tidak makan karena tidak ada beras seringkali bu yeti memintta makan ke orangtuanya padahal orangtuanya juga hanya bekerja serabutan Ibu yeti sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari suaminya pak herman (43) bekerja sebagai pedagang gula dan kolang kaling, suaminya milik orang lain. Suaminya tidak tiap hari jualan tergantung barang yang ada di bosnya, namun ia tetap berusaha untuk menghidupi istri dan kedua anaknya. Pak herman hanya mendapatkan upah 30-50 ribu perhari, pernah sesekali bu yeti dan keluarganya tidak makan karena tidak ada beras seringkali bu yeti memintta makan ke orangtuanya padahal orangtuanya juga hanya bekerja serabutan


Kondisi Dapur

Pak herman mempunyai kondisi emosi yang tidak stabil karena ketika dulu kerja di kota pak herman pernah di jebak oleh rekan kerjanya untuk mengkonsumsi obat-obatan pernah suatu ketika pak herman membakar sampah di ruang tengah rumahnya dan bu yeti langsung sigap mematikan api tersebut barang barang seperti Tv dan kacapun rusak oleh pak suhermat ketika emosi .

Di tengah keterbatas ekonomi bu yeti harus mengurus ketiga anaknya, anaknya yang dua mengalami kondisi keterbelakangan gizi akibatnya badan anaknya kurus dan tidak sehat. Anaknya yang pertama dan ketiga masih sekolah sedangkan anaknya yang kedua putus sekolah.

InsyaAllah tim ACT Kabupaten Sukabumi akan memberikan bantuan renovasi rumah agar dapat tinggal dengan nyaman, selain itu tim ACT Kabupatren Sukabumi juga akan memberikan bantuan pangan serta kesehatan untuk keseharian keluarga bu Yeti.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang