Bangun Rumah Layak Untuk Guru Ngaji di Kampung Muallaf Tanah Toraja

Pengabdian Ibu Jasma sebagai guru ngaji tanpa mendapat imbalan menjadi ikhtiarnya dalam membantu para muallaf yang berada di Tana Toraja. Kondisi rumah yang ia tinggali saat ini menjadi perhatian kita bersama. Mari bangun rumah untuk Ibu Jasma!

Simpan

Bangun Rumah Layak Untuk Guru Ngaji di Kampung Muallaf Tanah Toraja

Target

0 0

0%
0 72 hari tersisa

Bangun Rumah Layak Untuk Guru Ngaji di Kampung Muallaf Tanah Toraja

Update : 03 Jan, 2022


“Rumah ini kami bangun semenjak setelah menikah, tapi kondisinya sudah cukup rapuh, kami belum bisa memperbaikinya dan membangun rumah yang lebih layak tapi setidaknya saya dan keluarga bisa berteduh.”

Sahabat, tahukah kamu di pedalaman Tana Toraja terdapat seorang guru ngaji tinggal di rumah yang sudah reot. Ia adalah Ibu Jasma (24 Tahun), di usianya yang masih terbilang muda ia sudah mewakafkan dirinya untuk menjadi guru ngaji. Didampingi oleh sang suami Lalo (28 tahun) yang saat ini bekerja sebagai petani.



Desa Batualu, Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja merupakan perkampungan orang-orang muallaf dimana hanya dihuni oleh puluhan jiwa penduduk. Di kampung inilah, Ibu Jasma dan keluarga melanjutkan hidupnya serta mengabdikan dirinya menjadi guru ngaji membantu para muallaf untuk mendalami ilmu agama Islam. Kondisi ekonomi keluarga yang ia rasakan, tak seberuntung kita semua. Kehidupan mereka yang cukup sederhana membuatnya tidak lupa untuk tetap bersyukur dan terus membantu sesama.

Untuk menjadi guru ngaji bagi Ibu Jasma tidak mudah, jarak tempuh yang ia lalui untuk mengajar kurang lebih 1 KM dengan berjalan kaki. Terlebih lagi ia harus mengajar santri-santrinya dengan latar belakang beragama non muslim yang telah menjadi muallaf.



Semuanya tak menjadi penghalang baginya, mulai dari rumah yang sudah reot dan bocor hingga harus berjalan kaki untuk mengajar tetap menjadi bentuk rasa syukur baginya. Tabungan penghasilan dari bertani, meski tak seberapa setidaknya nanti bisa memperbaiki rumah dan biaya pendidikan anak kami.

“Hasil kebun biasa kami bawa ke Pasar untuk di jual, sekali jugal biasa terkumpul Rp. 50 ribu, syukurlah bisa di bagi-bagi untuk keperluan keluarga.”

Terbilang sedikit namun sangat berarti bagi Ibu Jasma yang memiliki mimpi besar untuk memiliki rumah layak kelak. Saat ini rumahnya sudah reot dan kehujanan, jarang diperbaiki karena penghasilan yang tidak menentu. Pekerjaannya sebagai petani dan sebagai guru ngaji kadang tidak pasti dan hanya bisa menetupi kebutuhan sehari-hari ibu Jasma.



“Barangsiapa yang membangun rumah Allah di dunia, maka Allah akan membangun baginya rumah di surga.” (HR. Bukhari)

Melihat kondisi tersebut, Tim ACT-MRI Sulawesi Selatan berikhtiar membantu membangunkan rumah bagi Ibu Jasma yang layak dan aman. Sehingga dirinya bisa lebih tenang dan nyaman hingga membuat dirinya semakin bersemangat membimbing keluarga-keluarga Muallaf dalam mendalami ilmu agama yaitu belajar mengaji. Maukah kamu turut membersamai ikhtiar ini?

Sahabat Dermawan, mari berlomba-lomba dalam kebaikan dengan membangun Rumah Mengaji Pelosok Negeri. Dari setiap ayat yang dibaca secara berulang-ulang oleh para santri, Insya Allah mengalir juga amalannya untuk para pemberi sedekah!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang