Kerasnya Hidup, Puluhan Lansia Terpaksa Mengais Rezeki Dari Tumpukan Sampah

Usia tua tak lantas membuat puluhan lansia menyerah, mereka tetap bekerja meski hanya menjadi pemulung. Mereka ingin sekali bisa hidup nyaman menikmati masa tuanya bersama keluarga. Sahabat, yuk bantu wujudkan keinginan para lansia ini!

Simpan

Kerasnya Hidup, Puluhan Lansia Terpaksa Mengais Rezeki Dari Tumpukan Sampah

Target

0 0

0%
0 71 hari tersisa

Kerasnya Hidup, Puluhan Lansia Terpaksa Mengais Rezeki Dari Tumpukan Sampah

Update : 12 Jan, 2022


"Emak sehari-hari paling dapat penghasilan Rp 10.000-30.000 rupiah, itu juga udah alhamdulillah yang penting emak bisa makan dan ibadah itu aja” tutur Ibu Juju.

Bagi sejumlah orang sampah ini merupakan sesuatu yang sangat menjijikan, karena selain berbau juga bisa mengundang penyakit, semua orang pasti tidak ingin berlama-lama di tempat yang yang banyak tumpukan sampah apalagi sampai datang langsung ke TPA.



Namun justru bagi mereka gunungan sampah itulah yang menjadi sumber nafkah bagi puluhan pekerja harian yang berjibaku untuk mengais rezeki.

Setiap hari mereka berlomba-lomba berangkat lebih pagi untuk mencari sisa sampah yang bisa mereka manfaatkan, kemudian sampah-sampah tersebut mereka kumpulkan dan dijual ke pengepul. Penghasilan dari hasil mengumpulkan sampah tidaklah menentu, terkadang seharian penuh mereka tidak dapat apa-apa selain rasa capek.

Ditengah pandemi seperti ini, sulitnya mencari nafkah juga dirasakan oleh mereka yang ada di TPA Ciminyak, bahkan hanya untuk kebutuhan makan sehari-hari saja mereka sangat terseok-seok.
Hasil kerja keras mereka memungut sampah di beli oleh pengepul sekitar 2.000/kg, untuk ukuran 1 kg saja mereka harus mengumpulkan sampai 1 karung karena sebahagian besar sampah yang mereka dapatkan adalah sampah plastik.


Hampir sebagian besar para pemulung yang bekerja di TPA Ciminyak ini merupakan lansia dan tidak mempunyai pekerjaan lain, sehingga mereka betul-betul menggantungkan diri dari pekerjaannya tersebut.

Salah satu cerita haru datang dari Ibu Juju, selama 21 tahun ia bekerja mengais rezeki di tempat pembuangan sampah di beberapa TPA dan saat ini beliau bekerja di TPA Ciminyak. Pekerjaan ini ia lakukan karena harus menjadi tulang punggung keluarga mengingat suami yang ia cintai menderita penyakit stroke dan tidak bisa beraktifitas menafkahi keluarganya.

Keadaanlah yang memaksa ibu Juju harus tetap berjuang meski kini usianya sudah menginjak hampir 70 tahun sehingga kondisi fisik dan kesehatanya pun mulai menurun. Bahkan saat ini untuk berjalan pun beliau menggunakan tongkat yang setiap harinya ia harus berlajan kaki dari rumah menuju TPA sejauh 1 km.



Kisah haru lainnya datang dari sepasang suami istri yaitu pak Sahro dan Ibu Inah. Mereka mengais rezeki dari tumpukan sampah sudah hampir 21 tahun lamanya. Meski kondisi fisik yang tidak sempurna pak Sahro tidak ingin berdiam diri dan hanya menggantungkan hidup kepada istrinya, ia beserta sang istri harus berjuang di tengah teriknya matahari dan baunya sampah yang terkadang membuat rasa mual dan pusing yang begitu kuat. Meski demikian mereka tidak menyerah dengan keadaan karena mereka punya tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak-anaknya.

Latar belakang pendidikan yang hanya tamatan SD membuat mereka tidak punya pilihan lain untuk bekerja selain menjadi pemulung, setiap harinya mereka mendapat penghasilan dari memulung rata-rata sebesar Rp 30.000 sehingga tidak jarang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya mereka harus berhutang.



Melihat keadaan ini, ACT Berikhtiar untuk membantu saudara-saudara kita yang serba kekurangan. Kita tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita kelaparan terutama para lansia yang seharusnya di sisa usianya tinggal istirahat dan menikmati hidup namun justru sebaliknya mereka masih berjibaku mencari sesuap nasi demi keberlangsungan hidupnya. Melalui sedekan pangan ini kami mengajak kepada para dermawan untuk berbagi kebahagian bersama saudara-sadara kita yang ada di TPA Sampah Ciminyak Ciamis.

Sahabat dermawan, sudah saatnya kita bergandengan tangan untuk meringankan beban para lansia yang ada di TPA Ciminyak dengan sedekah terbaik kita karena kebahagian sejati itu adalah ketika kita bisa membahagiakan orang lain.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang