Lapuk Dimakan Rayap, Hadirkan Al-Quran Braille Untuk Dai Tunanetra Kulon Progo

Pak Untung merupakan salah satu dai di Kulon Progo penyandang tunanetra yang memiliki keterbatan untuk punya Al-Quran Braille. Mari bantu hadirkan Al-Quran braille untuk para dai di Kulon Progo.

Simpan

Lapuk Dimakan Rayap, Hadirkan Al-Quran Braille Untuk Dai Tunanetra Kulon Progo

Target

0 0

0%
0 69 hari tersisa

Lapuk Dimakan Rayap, Hadirkan Al-Quran Braille Untuk Dai Tunanetra Kulon Progo

Update : 10 Jan, 2022


“Iya, ini Al-Qurannya sudah banyak juz yang hilang. Kebanyakan dimakan rayap. Saya kalau mau muraja’ah ya seadanya saja, wong ndak ada halamannya hehe,” cerita Pak Untung.

Begitu besar ganjaran yang Allah janjikan bagi orang yang rutin membaca Al-Quran, hingga pahalanya diibaratkan perniagaan yang tidak pernah merugi. Sayangnya tidak semua umat diberikan keuntungan untuk bisa membaca dan memahami Al-Quran secara langsung, salah satunya adalah penyandang tunanetra. Mereka harus menggunakan Al-Quran braille untuk bisa membaca dengan mudah, sedangkan harga Al-Quran braille tidaklah murah.



Hal ini dialami oleh Pak Untung, seorang dai di pelosok Kulon Progo. Sosok Pak Untung dikenal baik oleh warga sekitar. Setiap hari Jumat Pak Untung mengisi khotbah di masjid dekat rumahnya, beliau juga mengisi kajian rutin malam untuk para warga. Pak Untung percaya bahwa keterbatasan yang dimilikinya bukan berarti ia tak bisa berdakwah, menyebarkan ajaran agama Islam, dan mengajak orang untuk kebaikan.

Pak Untung hidup bersama istrinya yang juga seorang tunanetra dan satu anak perempuan. Meski memiliki keterbatasan, Pak Untung tetap dapat bersosialisasi dengan para warga. Beliau sering ikut dalam gotong royong dan berbagai kegiatan di desa.



Ketika tim ACT-MRI Kulon Progo berkunjung ke rumah Pak Untung, terlihat sebuah rumah sederhana dari anyaman bambu dengan berlantaikan tanah. Di salah satu sisi terlihat sebuah rak buku yang berisi Al-Quran braille yang sudah lapuk dimakan rayap, banyak lembaran-lembarannya yang sudah robek dan halamannya tidak lengkap.

Sang istri bercerita kepada tim ACT-MRI bahwa sebenarnya sang suami ingin sekali mempunyai Al-Quran braille yang lengkap juznya, tapi belum ada rezeki. Semenjak pandemi, permintaan pijat sangat sedikit sehingga penghasilan hanya cukup untuk makan dan beli kuota sekolah sang putri.



"Rasulullah bersabda, "Salah satu amal kebaikan yang pahalanya terus terbawa kepada si mayyit sampai ke alam kuburnya adalah sedekah dan mewariskan (mewakafkan) mushaf Al-Qur’an." (HR. Bukhari)

Sahabat, Pak Untung adalah satu dari ratusan dai tunanetra di Kulon Progo yang mempunyai keterbatasan dalam mengakses Al-Quran Braille. Insya Allah, tim ACT-MRI Kulon Progo akan berikhtiar menghadirkan Al-Quran Braille untuk para dai tunanetra di Kulon Progo.



Mari bantu hadirkan Al-Quran Braille untuk para dai tunanetra sehingga mereka terus menyebarkan ajaran islam dan kebaikan. Bantuan melalui donasi tertulusmu amat dinantikan di masa-masaini. Mari bersama sampaikan kepedulian terbaik melalui laman aksi ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang