Seorang Mualaf Taat Hidup Sebatang Kara. Mari Bantu Pak Pur Melangsungkan Hidup

Hidup sebatang kara tak ada yang menemani di masa tuanya, Mari, bersamai perjuangan Pak Pur menghadapi ujian hidupnya dengan sedekah terhebatmu!

Simpan

Seorang Mualaf Taat Hidup Sebatang Kara. Mari Bantu Pak Pur Melangsungkan Hidup

Target

0 0

0%
0 99 hari tersisa

Seorang Mualaf Taat Hidup Sebatang Kara. Mari Bantu Pak Pur Melangsungkan Hidup

Update : 12 Jan, 2022


Hidup sebatang kara tak ada yang menemani di masa tua.

Perkenalkan, beliau adalah Pak Puryanto. Seorang mualaf asal Klaten, Pak Pur berusia 57 tahun. Lantaran beliau menjadi seorang mualaf, niat baik beliau pun ditentang istrinya. Hingga akhirnya beliau diusir istrinya dari rumah. Tanpa membawa harta benda sepeserpun. Cobaan yang dihadapi Pak Pur tidak cukup sampai di situ sahabat. Nahasnya, setelah diusir Pak Pur mengalami sakit syaraf.



Menurut beberapa informasi dari tetangga, beliau bukanlah tuna wicara. Pak Pur adalah orang normal pada mulanya. Kondisi saat ini yang menyebabkan beliau tidak bisa berbicara dan untuk komunikasi dengan orang lain harus menggunakan kertas kosong. Sembari menuliskan bahwa “nama Beliau adalah Pak Pur yang tidak bisa bicara sejak Tahun 2009”. Ditambah Pak Pur sekarang hidup sebatang kara tidak ada yang mau merawat.



Saat ini Pak Pur tinggal di kost yang berukuran 3x4, untuk membayar kost-an saja beliau mengandalkan bantuan, dan untuk menambah biaya listrik juga tidak cukup. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari beliau dibantu oleh tetangganya yang terkadang memberi makan dan minum. Kerap kali beliau berpuasa karena hari itu tidak ada yang memberikan Pak Puryanto makanan. Selain itu, ketika Tim ACT Klaten berkunjung kondisi kost-an-nya kurang bersih, karena beliau tinggal sendirian jadi tidak ada yang ikut membantu merawat.

Selama kami berbincang, Pak Pur menulis lewat kertas. Ternyata beliau juga pernah berupaya pergi untuk memeriksakan sakitnya di RS. Wedi. Semangat dan kegigihan beliau untuk terus melanjutkan hidup terpancar dari wajahnya, padahal hidup sehari-hari saja masih membutuhkan uluran bantuan dari para dermawan.



Walaupun ujian yang menimpa Pak Pur cukup berat, beliau selalu taat beribadah. Saat adzan sudah berkumandang dia selalu tepat waktu untuk menyegerakan berwudhu. Berdoa kepada Allah SWT dan berharap agar ia tetap bisa melangsungkan hidup, dan kembali hidup sehat agar bisa bekerja lagi.

"Barang siapa melapangkan kesempitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melapangkan baginya kesusahan di hari kiamat, dan barang siapa memudahkan kesukaran seseorang, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat.'' (HR Muslim)



Insya Allah, tim Aksi Cepat Tanggap Klaten akan mendampingi Pak Pur mendapatkan tempat yang layak, menyalurkan bantuan pengobatan dan biaya hidup sehari-hari untuk Pak Pur. Selain itu Tim ACT akan menyalurkan makanan pokok selama Pak Pur menjalani perawatan medis.

Sahabat Dermawan, mari kita bantu memberikan sedekah terbaik kita agar Pak Pur bisa melewati ujian hidup di dunia, karena pada sebagian harta kita terdapat hak fakir miskin dan kaum prasejahtera. Insyaallah, seberapapun harta yang kita sedekahkan kepada Pak Pur akan sangat membantu keberlangsung hidup beliau.

Mari bantu Pak Pur dengan sedekah terbaikmu, melalui laman aksi ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang