Sahabat Dermawan, Andini ingin hidup normal seperti anak-anak yang lain. Yuk, kita bantu Andini agar dapat hidup normal dengan kepedulianmu!

Patungan Bantu Biayai Operasi Andini, Yuk!

Sahabat Dermawan, perkenalkan gadis ini bernama Andini. Usianya masih 3 tahun. Jika sahabat perhatikan, ada sebuah kantung yang menempel di perut Andini. Kantung itu bukan tempat Andini menyimpan mainannya, melainkan tempat penampungan urin dan feses Andini atau disebut kantung kolostomi.

a93856cda5d4ec4f5819f37c00efdc9b.jpg

Sejak kecil, Andini harus membawa kantung itu kemanapun karena Andini terlahir dengan kondisi fisik yang berbeda: tanpa anus. Kondisi itu baru diketahui saat Andini berusia 3 hari. Betapa langit seolah runtuh dan bumi kehilangan pijakannya, ketika Pak Ukus dan Bu Dian mengetahui putri semata wayangnya tidak memiliki anus. Bergegas ingin menyelamatkan Andini mereka pun membawanya ke sebuah rumah sakit di Garut. Di sana, tenaga medis menyatakan Andini harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk mendapatkan tindakan operasi pembuatan anus. Hingga saat ini, Andini belum kunjung mendapatkan jadwal operasi tersebut. Selama menunggu, Andini menggunakan kantung kolostomi yang menempel di perutnya. Biaya yang dikeluarkan untuk pembelian kantung kolostomi dan alat-alat perawatan lainnya sangatlah mahal. Penghasilan Pak Ukus yangh anya bekerja sebagai pedagang asongan di Balai Kota Bandung sangat jauh dari cukup. Jangankan untuk berobat, untuk memenuhi kebutuhan hidup pun sudah sangat sulit. Jika keadaan sudah sangat mendesak, tidak jarang Pak Ukus terpaksa meminjam kepada tetangga.

7810347dcefa9a3a6616dcfdfc750188.jpg

Pak Ukus dan Bu Dian, orang tua Andini harus menyaksikan buah hatinya lahir dan tumbuh dengan banyak kesulitan. Andini sering murung karena tidak ada anak seusianya yang mau bermain dengan Andini. Di usia sekecil itu, Andini sering dirundung oleh teman-temannya karena kantung kolostominya. “Andini mah bau.” begitu kata teman-temannya. Ketika Andini buang angin, angin yang masuk ke kantung kolostomi itu membuat kantungnya menggembung. Beberapa teman-temannya yang jahil kadang mempermainkannya hingga bocor dan membuat kotoran dan urin Andini membasahi bajunya. Jika sudah seperti itu, teman-temannya akan menjauh karena bau dan Andini pun menangis.

1762148556de7a2e1d29e78cd2ae7bb6.jpg

Sahabat Dermawan, Andini ingin hidup normal seperti anak-anak yang lain. Yuk, kita bantu Andini agar dapat hidup normal dengan kepedulianmu!

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Bandung

Created 16 Jun, 2020 Bandung Bantuan Medis & Kesehatan

Target

Rp 42,910,743 Dari Rp 50,000,000

86% Terkumpul by 824 Sedekah Tidak ada waktu lagi