Adik Mahren kini terserang penyakit gagal fungsi hati atau biasa dikenal Atresia Bilier, yang menyebabkan tubuh mungil nan cantiknya itu kini kesakitan. Perutnya membuncit, badannya menguning serta bibirnya membiru.

Bantu Pengobatan Adik Mahren, Agar Sembuh dari Penyakit Gagal Fungsi Hati

Update : 17 Mar, 2020

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Dermawan, Panggilan kedermawanan untuk membantu kesembuhan adik Mahren Ataya Haziqoh yang kondisinya saat ini memprihatinkan. Adik Mahren kini terserang penyakit gagal fungsi hati atau biasa dikenal Atresia Bilier. yang menyebabkan tubuh mungil nan cantiknya itu kini kesakitan. Perutnya membuncit, badannya menguning serta bibirnya membiru. Kekhawatiran dirasakan oleh kedua orang tua Mahren yang kini harus bersabar merawatnya.

31584419011quls6chqauktedwoyu3jebiy6sezeqpjadwect4f.png

Sebelumnya adik Mahren terlahir dalam kondisi normal seperti pada anak lainnya. Akan tetapi menginjak usia 3 bulan kelahiran, perut Mahren mulai membuncit, badanya mulai menguning. Merasa khawatir kemudian kedua orang tuanya, langsung membawa Mahren ke Rumah sakit H. Boejasin, Pelaihari, Kec. Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

315844189997f62u7kozrudlalberk1dxqtiwtlxw3spxccpizl.png31584418987zrurfora0qeasio0p1z5fttwcagqs73f1ko8ib6f.png
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan Radiologi oleh tim dokter, Adik Mahren divonis mengalami Gagal Fungsi Hati atau Atresia Bilier, yang menyebabkan hatinya tidak berfungsi dengan baik. Kini setelah dilakukan USG kondisi hatinya sudah sirosis, mengkerut dan sudah cukup parah. Pihak dokter menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi, tetapi kedua orang tua Mahren belum bersedia, karena melihat kondisi tubuh anaknya yang masih 9 bulan, masih terlalu kecil untuk dilakukan operasi.

Setelah mengecekkan kesehatannya ke rumah sakit, Adik Mahren hanya dirawat di rumah dengan pengobatan alternatif, karena ketidaktahuan kedua orang tua, akhirnya sampai saat ini tidak ada perubahan yang terjadi. Perutnya masih membuncit, badannya masih menguning dan bibirnya membiru. Pihak keluarga akhirnya membawa adik Mahren untuk mengecekkan kesehatannya kembali ke rumah sakit, berharap ada perubahan kesembuhan untuk adik Mahren.

315844188898nyrdm65ckmis0mcx9sgch5ofjysuraohyaysfkj.png

Akan tetapi setelah Adik Mahren kembali ke rumah sakit H. Boejasin, Pelaihari, dikarenakan peralatan yang terbatas, akhirnya Adik Mahren langsung dirujuk ke RSUD Ulin, Banjarmasin, dengan perlengkapan medis yang lebih lengkap. Saran dokter di RSUD. Ulin, Banjarmasin pun sama, yaitu harus dilakukan tindakan Operasi demi kesembuhan untuk adik Mahren.

31584418973p6ewn3yhv5yihhvvbwxmjiox4xeo9ulvzjs3iaqj.png

Setelah melakukan diskusi, rencananya Adik Mahren akan di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur untuk melakukan tindakan operasi. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah biaya Operasional serta pendampingan pasien selama di RSUD. Dr. Soetomo, Surabaya nanti.

Kini pihak keluarga hanya diberi waktu 15 hari untuk berusaha mencari donatur yang siap membantu untuk mensupport biaya operasi penyembuhan adik Mahren. Sahabat Dermawan, maukah kamu membantu untuk penyembuhan adik Mahren?

Salurkan donasi terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik "Donasi Sekarang"
2. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
3. Masukan nominal donasi
4. Klik 'Donasi'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Banjarmasin

Created 17 Mar, 2020 Kalimantan Selatan Bantuan Medis & Kesehatan

Target

Rp 4,395,691 Dari Rp 50,000,000

9% Terkumpul by 53 Donasi 56 hari tersisa