Atasi Kekeringan di Pulau Jawa dengan Patungan Sumur Wakaf Kita

Musim kemarau datang, ancaman kekeringan di depan mata. Pulau Jawa yang diprediksi kehabisan air pada 2040 mendatang pun waspada. Mari bangun sumur-sumur wakaf untuk desa-desa terancam kekeringan di berbagai wilayah Pulau Jawa!

Simpan

Atasi Kekeringan di Pulau Jawa dengan Patungan Sumur Wakaf Kita

Target

0 0

0%
0 45 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Atasi Kekeringan di Pulau Jawa dengan Patungan Sumur Wakaf Kita

Update : 04 May, 2021


Musim kemarau tiba. Persoalan menahun kembali hadir di berbagai wilayah di tanah Jawa; yakni kekeringan dan krisis air bersih.

fa6472cb0b2fd4b8824227b85efe5797.jpg
(sumber foto: Antara)

Di beberapa wilayah seperti Cibarusah, Kabupaten Bekasi, beberapa kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Gunungkidul, kelangkaan air bersih kerap dirasakan warga saat kemarau. Sungai-sungai mengering, tanah pertanian retak-retak dan tak lagi subur untuk ditanami. Warga pun terpaksa membeli air literan atau berjalan berkilometer jauhnya mencari air untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak dan mencuci.

411516fa1495edf7a8383c996fb9be52.jpg

2a3605f3890315d979229dc917e62297.jpg

Kekeringan bahkan meluas lebih parah di tahun 2019. Secara merata dari Banten hingga Jawa Timur merasakan dampaknya. Situasi ini terjadi dalam rentang waktu cukup panjang pula, yakni mulai sekitar bulan Juni hingga November 2019. Di bulan Juli 2019 saja BNPB menyebutkan 55 Kabupaten di Pulau Jawa terdampak kekeringan parah. Menuju akhir kemarau, jumlah ini semakim bertambah.

ae72ac15fb614d1247bf59ef385c6ac2.jpg

Dilansir Kompas, pemerintah bahkan sempat melakukan kajian yang memprediksi bahwa Pulau Jawa akan kehabisan sumber air pada 2040. Disebutkan pula bahwa para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut sejumlah faktor pemicu krisis air, dari perubahan iklim, pertambahan penduduk, hingga alih fungsi lahan.

87f1b647026c7a3bd1d58be756ac9ba6.jpg

Tahun 2020 ini, BMKG memperkirakan ada 39 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa yang berpotensi mengalami kekeringan, baik dengan status waspada hingga awas. Sebagai antisipasi terjadinya kelangkaan air bersih di berbagai wilayah Pulau Jawa pada tahun ini, Global Wakaf ACT kembali menggencarkan ikhtiar pembangunan sumur wakaf di berbagai wilayah yang tersebar di 5 provinsi terancam kekeringan menahun di Pulau Jawa; Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

1223a6f89cac904b5ef1a72f1a695eb4.jpg

Mau menjadi solusi bagi permasalahan masyarakat, sekaligus menabung amalan yang kekal abadi bahkan setelah raga tak lagi bernyawa? Mari Sahabat, wakafkan sebagian harta untuk pembangunan sumur di Pulau Jawa. Dana wakaf yang kita kumpulkan bersama secara kolektif, berapapun nominalnya, dapat meringankan dampak kekeringan ekstrem di Indonesia, terkhusus di Pulau Jawa, insya Allah

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

#Perbaharui 10 Apr, 2021

Alhamdulillah  pembangunan sumur wakaf pesantren yang berlokasi di Pondok Pesantren Qur’an Al-Ikhlas, Desa Bongkok, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal terlaksana dengan baik tanpa ada hambatan. Relawan yang bertugas, yakni Dinda, Slamet, dan Andriy disambut dengan antuasias hangat para santri yang bergembira dan suka rela pula ikut membantu melaksanakan proses pembangunan sumur wakaf yang terlaksana selama 23 Februari-02 Maret 2021. Di hari pertama, mereka bahu membahu mewujudkan sumur dimulai dengan pengeboran hingga pembangunan fondasi untuk toile santri. Semoga dengan hadirnya sumur wakaf pemberian Dermawan ini, para santri tidak lagi kesulitan mengakses air bersih dan bisa mendatangkan pahala jariyah bagimu, Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin. 





Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang