Wakafmu Bantu Petani Sayur Merdeka dari Riba dan  Kemiskinan

Merdekakan petani sayur dari riba dan kemiskinan dengan Wakaf Modal Usaha Mikro bersama Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap

Simpan

Wakafmu Bantu Petani Sayur Merdeka dari Riba dan Kemiskinan

Target

Rp 8,692,038 Dari Rp 50,000,000

17%
149 Dermawan Tidak ada waktu lagi
Jadi Duta Kemanusiaan

Wakafmu Bantu Petani Sayur Merdeka dari Riba dan Kemiskinan

Update : 29 Dec, 2020


Bertani sayur menjadi pilihan sebagian dari saudara sebangsa kita untuk mencari nafkah bagi diri dan keluarga tercinta. Namun jawaban dari ikhtiar mereka menanam sayur-mayur terkadang tidak sesuai harapan. Hasil tani mereka berupa tomat, kol, labu, dan sayuran lainnya, amat rendah harga jualnya. Alhasil, pendapatan mereka juga tak sesuai dengan harapan.

970909fe2756f10d94834bee05cc2166.jpg

Sumber: Suara Merdeka Solo


Yang memilukan adalah tak sedikit dari petani sayur ini yang modal bertaninya didapat dari pinjaman bersistem riba. Mereka yang tak seberapa keuntungan bertaninya, harus membayar hutang riba yang mencekik dan menambah beban kehidupan.
c74e319c1c5a695b84f18bc6b7424ff1.jpg

Karenanya, kami ingin mengajak Sahabat Dermawan untuk memerdekakan saudara-saudara kita yang bertani sayur dari jerat hutang riba dengan bantuan modal usaha dari wakafmu. Insya Allah, dengan wakaf modal usaha darimu kita muliakan ikhtiar para petani sayur ini dalam mencari nafkah dan menjauhkan mereka dari kemiskinan.

Yuk, tunaikan wakaf modal usahamu untuk bantu para petani sayur merdeka dari jeratan riba bersama Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap!

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

#Perbaharui 19 Oct, 2020

Diusianya yang sudah tidak  muda lagi Mpo Enih sudah lebih 5 tahun berjualan sayur keliling. Hasil yang didapat sekitar 60 ribu sampai 120 ribu per harinya. Mpo. Enih memiliki modal yg pas-pasan, hanya cukup untuk uang muka sayur di lapak, dan dibayar saat beliau belanja kembali. 

Dampak pandemi yang dirasakan pastinya adalah pendapatannya berkurang, karena hanya bisa berkeliling di sekitar kampung saja. Selain itu, ia harus membiayai sekolah anaknya yg ke-2 seorang diri, karena suami dan anak sulungnya di PHK.

Tidak ada hasil ditemukan