Bangun Sumur Wakaf Untuk Warga Pulau Sapudi yang Setiap Tahun Kekeringan

Bangun Sumur Wakaf di Pulau Sapudi Madura yang sepanjang tahun kekeringan, dimana warga harus berjalan 10 km jauhnya untuk mendapatkan akses air bersih

Simpan

Bangun Sumur Wakaf Untuk Warga Pulau Sapudi yang Setiap Tahun Kekeringan

Target

Rp 20,000 Dari Rp 200,000,000

0%
2 Dermawan 113 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Bangun Sumur Wakaf Untuk Warga Pulau Sapudi yang Setiap Tahun Kekeringan

Update : 06 Jan, 2021


7b1ee7a036a327810e61c945596885e3.jpg

Pernahkah #SahabatDermawan berjalan 10 km jauhnya hanya untuk mendapatkan air bersih supaya bisa mandi dan minum? Dengan kondisi terik, alas kaki yang hampir menempel aspal jalanan, dan antrian yang mengular? Itulah yang terjadi di Dusun Prambanan, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Pulau Sapudi, Madura.

575bc0d408694d002f95c86b3af7b084.jpg

Dusun di bagian paling timur di Pulau Sapudi ini berjumlahkan penduduk sebanyak 4000 jiwa dengan 2000 KK. Untuk mencapai dusun ini saja, diperlukan perjalanan 4 jam dari Surabaya ke Kabupaten Sumenep, dan 4 jam lagi ber-perahu yang jadwalnya tak menentu.

5618d4dfb86179c9893fcf75c62d7c20.jpg

Kondisi jalan yang rusak dan tanpa perbaikan membuat perjalanan mencari air bersih lebih berat lagi. Di dusun ini hanya ada 1 PAUD dan 1 SD, sedangkan SMP dan SMA tidak ada. Masjid pun hanya ada 2. Penduduknya berprofesi sebagai petani, peternak, nelayan atau kuli bangunan saja yang penghasilannya kurang dari 900 ribu sebulan. Fasilitas kesehatan pun hanya sebulan sekali di balai desa yang mereka sebut Pos Yandu.

c632560fe0db59416c379da3e4e03941.jpg

Dusun ini secara geologi berada di dataran tinggi dimana karakter tanahnya hitam/kobi atau tanah bebatuan yang amat sangat rawan kekeringan. Setiap tahun ketersediaan air tak pernah terpenuhi, 2 pekan tidak turun hujan saja Dusun Prambanan sudah mengalami kekeringan, apalagi prediksi musim kering yang akan menghampiri wilayah Jawa Timur, akan memperpanjang kondisi ‘tanpa air’ di Dusun Prambanan ini.

49bc88571d4b668631e5de0a4686e7d7.jpg

Sumber air terletak di tengah hutan di dataran rendah yang letaknya amat sangat jauh dari pemukiman warga, dan termasuk area perhutanan yang berbahaya, walau sumber airnya sangat bagus. Apakah kita akan membiarkan mereka merasakan kekeringan sepanjang tahun?

c3dc62eb49b92c0f12c8edd166bdf869.jpg

Mari kita bantu warga Pulau Sapudi mendapatkan akses air bersih dengan membangun sumur wakaf yang akan mengalirkan air berikut pahala yang tak henti. Setiap tetes air yang menyentuh kulit mereka adalah penghilang dahaga baginya dan penggugur dosa bagi pewakafnya. InsyaaAllah bi idziLlah..

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

#Perbaharui 01 Apr, 2021

Warga Bahagia! Sumur Wakaf Pulau Sapudi Dalam Proses Pembangunan

Masih ingat dengan warga Pulau Sapudi di Dusun Prambanan, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Pulau Sapudi, Madura yang berjalan 10 km untuk mendapatkan air bersih? Alhamdulillah, saat ini sedang dibangun sumur wakaf disana!






Dusun ini berada di dataran tinggi yang memiliki karakter tanah berwarna hitam atau tanah bebatuan yang sangat rawan kekeringan serta sulit untuk menyerap air. Setiap tahun ketersediaan air tak pernah terpenuhi. Saat musim kemarau, kondisi kekeringan menjadi lebih parah. Maka tak heran jika untuk mendapatkan air bersih, warga Pulau Sapudi harus berjalan sampai ke tengah hutan dan ke dataran rendah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman mereka.

“Air di Dusun ini kering jika musim kemarau datang. Masyarakat desa harus turun ke tengah hutan untuk mengambil air bersih, biasanya untuk air minum, mandi, cuci, dsb. Padahal, jarak sumur yang ada di tengah hutan bisa lebih dari berkilometer dari pemukiman warga.” ujar Pak Cholil, salah satu warga di Dusun Prambanan.

Lokasi dusun ini sangat jauh dari pusat kota, butuh waktu empat jam dari Kabupaten Sumenep untuk bisa sampai ke sana. Itu pun menggunakan perahu dengan jadwal keberangkatan yang tak menentu. Kondisi jalan yang rusak dan tanpa perbaikan membuat perjalanan mencari air bersih terasa lebih berat lagi.

Global Wakaf-ACT merespon kondisi ini, Maret 2021 sumur wakaf di Pulau Sapudi sedang dalam proses pembangunan. Saat ini sedang dibangun MCK, tandon air dan pipanisasi ke rumah warga. Sebelumnya, warga Dusun Prambanan tak banyak yang memilik MCK. Diharapkan pertengah Maret sudah selesai proses pembangunan dan bisa segera dimanfaatkan oleh warga Dusun Prambanan.







“Alhamdulillah.. kami bahagia sekali akhirnya warga Dusun punya MCK.” ucap Pak Cholil.

Alhamdulillah.. insyaaAllah kita akan terus bangunkan lagi sumur wakaf di Pulau Sapudi di titik lainnya sebelum Ramadhan tiba. Mohon doa dan supportnya semoga sumur ini bisa segera selesai, dan bisa segera dibangun lagi sumur wakaf di titik lain di Pulau Sapudi.

Wakaf Sekarang