Bangun Sumur Wakaf di Pulau Sapudi Bersama Husain Basyaiban

Alirkan pahala dari setiap air penghilang dahaga warga Pulau Sapudi. Wafak sumurmu amat dinantikan. Yuk kita bangun bersama!

Simpan

Bangun Sumur Wakaf di Pulau Sapudi Bersama Husain Basyaiban

Target

0 0

0%
0 Tidak ada waktu lagi
Jadi Duta Kemanusiaan

Bangun Sumur Wakaf di Pulau Sapudi Bersama Husain Basyaiban

Update : 09 Jun, 2021


163e8f75cee170dbf8b053815f72b6fc.jpg

Pernahkah #SahabatDermawan berjalan 10 km jauhnya hanya untuk mendapatkan air bersih supaya bisa mandi dan minum? Dengan kondisi terik, alas kaki yang hampir menempel aspal jalanan, dan antrian yang mengular? Itulah yang terjadi di Dusun Prambanan, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Pulau Sapudi, Madura.

d6a5c263f9df6c562e448f3c7d5a375d.jpg

Dusun di bagian paling timur di Pulau Sapudi ini berjumlahkan penduduk sebanyak 4000 jiwa dengan 2000 KK. Untuk mencapai dusun ini saja, diperlukan perjalanan 4 jam dari Surabaya ke Kabupaten Sumenep, dan 4 jam lagi ber-perahu yang jadwalnya tak menentu.

a8a089a43b4dc338a9da6d83b9c37fd7.jpg

Kondisi jalan yang rusak dan tanpa perbaikan membuat perjalanan mencari air bersih lebih berat lagi. Di dusun ini hanya ada 1 PAUD dan 1 SD, sedangkan SMP dan SMA tidak ada. Masjid pun hanya ada 2. Penduduknya berprofesi sebagai petani, peternak, nelayan atau kuli bangunan saja yang penghasilannya kurang dari 900 ribu sebulan. Fasilitas kesehatan pun hanya sebulan sekali di balai desa yang mereka sebut Pos Yandu.

9526c5ab80aaa8530fa8130e4b31714a.jpg

Dusun ini secara geologi berada di dataran tinggi dimana karakter tanahnya hitam/kobi atau tanah bebatuan yang amat sangat rawan kekeringan. Setiap tahun ketersediaan air tak pernah terpenuhi, 2 pekan tidak turun hujan saja Dusun Prambanan sudah mengalami kekeringan, apalagi lokasi Pulau Sapudi memang dikelilingi air laut, sehingga keberadaan sumber air tawar menjadi sesuatu yang cukup sulit, dan jauh akses dari pemukiman warga.

cc569363a6d4705dfedfacff89c271fa.jpg

Sumber air terletak di tengah hutan di dataran rendah yang letaknya amat sangat jauh dari pemukiman warga, dan termasuk area perhutanan yang berbahaya, walau sumber airnya sangat bagus. Disana juga sedikit sekali tempat MCK yang layak, kamar mandi mereka hanya dari tumpukan bebatuan dan bejana.

9366cc7cf1e2dd1bb9a5b4f400fb45da.jpg

Yuk, kita bantu warga Pulau Sapudi mendapatkan akses air bersih dengan membangun sumur wakaf bersama Husain Basyaiban yang akan mengalirkan air berikut pahala yang tak henti. Setiap tetes air yang menyentuh kulit mereka adalah penghilang dahaga baginya dan penggugur dosa bagi pewakafnya. InsyaaAllah bi idziLlah..

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
#Perbaharui 08 Jun, 2021 Sumur Wakaf Sapudi Sudah Jadi!

Alhamdulillah.. sumur wakaf Sapudi bisa dinikmati oleh anak-anak dan warga Pulau Sapudi yang sebelumnya sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Kini, warga Sapudi bisa merasakan kemudahan mendapatkan air bersih yang mendorong semangat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.



Dusun ini berada di dataran tinggi yang memiliki karakter tanah berwarna hitam atau tanah bebatuan yang sangat rawan kekeringan serta sulit untuk menyerap air. Setiap tahun ketersediaan air tak pernah terpenuhi. Saat musim kemarau, kondisi kekeringan menjadi lebih parah. Maka tak heran jika untuk mendapatkan air bersih, warga Pulau Sapudi harus berjalan sampai ke tengah hutan dan ke dataran rendah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman mereka.



“Air di Dusun ini kering jika musim kemarau datang. Masyarakat desa harus turun ke tengah hutan untuk mengambil air bersih, biasanya untuk air minum, mandi, cuci, dsb. Padahal, jarak sumur yang ada di tengah hutan bisa lebih dari berkilometer dari pemukiman warga.” ujar Pak Cholil, salah satu warga di Dusun Prambanan.

Lokasi dusun ini sangat jauh dari pusat kota, butuh waktu empat jam dari Kabupaten Sumenep untuk bisa sampai ke sana. Itu pun menggunakan perahu dengan jadwal keberangkatan yang tak menentu. Kondisi jalan yang rusak dan tanpa perbaikan membuat perjalanan mencari air bersih terasa lebih berat lagi.

Global Wakaf-ACT merespon kondisi ini, Maret 2021 sumur wakaf di Pulau Sapudi sedang dalam proses pembangunan, Alhamdulillah Mei 2021 Sumur ini sudah menemani Ramadhan warga Dusun Prambanan, Pulau Sapudi. 

“Alhamdulillah.. kami bahagia sekali akhirnya warga Dusun punya MCK.” ucap Pak Cholil.





Setelah sumur dibangun, pipanisasi ke rumah-rumah warga pun dilakukan. Kamar mandi, tandon dan tempat untuk berwudhu juga didirikan. Alhamdulillah.. Terima kasih ya Sahabat Dermawan semuanya. Semoga pahala wakafnya mengalir tak henti seperti derasnya aliran air dari sumur ini.

Salam dari anak-anak Pulau Sapudi untuk seluruh Sahabat Dermawan semuanya. Wassalamu'alaykum wr.wb