Selama 4 Tahun, Fakhri tidak memiliki Anus

Sejak Kecil Menderita Atresia Ani, Bantu Fakhri Agar Bisa Memiliki Anus Kembali

Simpan

Selama 4 Tahun, Fakhri tidak memiliki Anus

Target

Rp 5,501,036 Dari Rp 30,000,000

18%
76 Dermawan 50 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Selama 4 Tahun, Fakhri tidak memiliki Anus

Update : 02 Mar, 2021


"Halo Kak, namaku Fakhri. Sejak lahir, aku sering bolak-balik ke rumah sakit karena mengidap suatu penyakit. Tidak seperti anak-anak lainnya, ada kantung penampung kotoran yang dipasang dokter di perutku. Meski begitu, aku tetap senang bermain bersama umi, abi, dan kakak-kakakku. Doakan aku agar bisa sembuh ya Kak, jadi tidak perlu berobat lagi."

---

Fakhri Zhafran Khairy (4 tahun), namanya. Putra keempat dari empat bersaudara ini merupakan sosok yang riang dan pemberani. Meskipun sejak lahir mengalami kelainan pada tubuhnya, ia tak pernah menampakkan wajah murung atas penyakit yang dideritanya.

Adik Fakhri terlahir tanpa anus, atau dalam istilah medis biasa disebut atresia ani. Artinya, adik Fakhri tidak dapat mengeluarkan tinja secara normal dari dubur. Sejak usia 2 hari hingga saat ini, dokter melakukan tindakan pembuatan lubang di bagian perut alias kolostomi, dan memasang sebuah kantung untuk menampung feses agar tidak terjadi pembengkakan di perutnya.

bfba838dedda803c3cbda429383b475c.jpg

Kondisi adik Fakhri yang ternyata divonis mengalami down syndrome pula membuatnya sangat perlu mendapatkan pengobatan lanjutan, karena dikhawatirkan ia sering memainkan kantung fesesnya tersebut. Operasi kolostomi tidaklah cukup, adik Fakhri harus mendapatkan tindakan operasi pembuatan anus. Namun, bagaimana bisa keluarganya membiayai operasi lanjutan ketika utang operasi sebelumnya saja masih menumpuk di rumah sakit.

ec3261e1751be42f891ef64a153a0ce7.jpg

Perekonomian orang tua Fakhri memang tidak stabil. Ayahnya hanyalah seorang pedagang obat herbal, sementara ibunya mengurus rumah tangga. Ketiga kakak Fakhri masih berusia sekolah yang sangat butuh biaya. Sang ayah pernah mengajukan diri sebagai penerima manfaat BPJS gratis, namun dianggap tidak memenuhi kriteria hanya karena alasan listrik di rumah lebih besar dari persyaratan.

c80d7f973a3e446399762b7987150702.jpg

Alhasil, adik Fakhri kini tidak melanjutkan perawatan lanjutan karena terkendala biaya dan utang yang belum bisa terlunasi. Upaya yang mereka lakukan saat ini hanya memberikan adik Fakhri obat-obatan herbal agar kondisinya tetap stabil. Padahal, ia butuh mendapatkan perawatan rutin di rumah sakit. Oleh karena itu, Sahabat. ACT Jakarta Barat berikhtiar semaksimal mungkin untuk melakukan pendampingan pada adik Fakhri. Selain membantu keluarganya melunasi utang ke rumah sakit, bersama-sama kita bisa patungan agar adik Fakhri bisa melakukan operasi pembuatan anus.

Yuk, bantu adik Fakhri berjuang untuk tumbuh normal layaknya anak seusianya dengan kepedulian kita! Seberapapun sedekahmu, akan sangat bernilai untuk meringankan beban keluarga adik Fakhri.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang