Akibat stroke yang menyerang tubuhnya dan istrinya, Pak Huri kini tak bisa aktif mencari nafkah. Ia tetap mengajar, tapi tanpa mengharap imbalan apa-apa. Ayo, muliakan guru ngaji sepertinya dengan sedekah kita!

Gerak Terbatas Akibat Stroke, Bantu Pak Huri Tetap Kuat Mengajar Alquran

Sahabat, masih ingatkah kamu kepada sosok guru mengajimu dahulu, selain orang tua?

Meskipun kerap dipandang sebelah mata, jasa seorang guru mengaji sangatlah besar. Merekalah yang membuka wawasan kita pada ilmu-ilmu agama, Alquran dan hadits. Mereka menjadi penunjuk jalan bagi kita yang tertatih-tatih melangkah, menyeimbangkan asupan pengetahuan duniawi yang kita dapatkan dengan pengetahuan keislaman.

6d83b68d1dcc70eca47aeeeca52f8ccc.jpg

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Permisalan ulama di muka bumi seperti bintang yang ada di langit. Bintang dapat memberi petunjuk pada orang yang berada di gelap malam di daratan maupun di lautan. Jika bintang tak muncul, manusia tak mendapatkan petunjuk." (HR Ahmad)



---

Bagi anak-anak di sekitar Masjid An-Ni'mah Toyoresmi, Kediri, sosok berjasa itu adalah Pak Huri (69).

Bagaimana tidak, sesungguhnya Pak Huri merupakan takmir masjid yang juga bekerja sebagai pengemudi becak dengan penghasilan yang minim karena pandemi. Hanya 300 ribu yang ia dapatkan dari bekerja di masjid; dari gowes becak bahkan lebih sedikit lagi. Namun, di tengah segala ketidakstabilan ekonomi, Pak Huri tetap mendedikasikan diri sebagai guru ngaji secara sukarela. Ia hanya berharap anak-anak di wilayah sekitarnya pandai mengaji.

d59d65613efce1d27aae106ea65881f6.jpg

Qadarullah, beberapa waktu lalu Pak Huri terkena stroke ringan. Penyakit yang mendera di usia lanjutnya ini menyebabkan ia tidak dapat lagi meneruskan pekerjaannya. Keadaan semakin memburuk sehingga ia harus istirahat total di rumah. Sedihnya, istri Pak Huri telah lebih dulu mengidap penyakit yang sama.

Kini, keduanya hanya dapat mengandalkan kiriman dari anak-anaknya yang tinggal jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, anak-anak Beliau pun hidup sangat sederhana, sehingga hanya bisa membantu alakadarnya. Pak Huri dan sang istri tidak memiliki biaya untuk berobat ke rumah sakit, sehingga hanya bisa beristirahat di rumah.

Pak Huri tetap melanjutkan pengabdiannya sebagai guru mengaji di rumah. Tanpa menetapkan bayaran, ia mengajar anak-anak yang ada di sekitar rumah setiap hari. Ia menyediakan Alquran dan buku ngaji yang didapat dari sisa penghasilannya dahulu. Terkadang, ada beberapa orang tua murid yang memberikan sedikit bantuan untuk Pak Huri. Ia manfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

725cf97ef3d365604d9c946ef5fbea66.jpg

Sahabat, tim Aksi Cepat Tanggap Kediri tergerak untuk membantu Pak Huri dan sang istri; mengusahakan keduanya mendapatkan pengobatan, dan melengkapi keperluan hariannya. Yuk, ikut serta memuliakan sang pahlawan tanpa tanda jasa! Jadikan sedekah kita sebagai wujud terima kasih dan apresiasi atas seluruh bakti Pak Huri yang tetap tegar mendidik dalam keterbatasan, melalui laman aksi ini.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Kediri

Created 15 Dec, 2020 Kediri Pendidikan dan Dakwah

Target

Rp 3,403,601 Dari Rp 30,000,000

11% Terkumpul by 71 Sedekah 64 hari tersisa