Kekeringan Bahkan Saat Musim Hujan, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Kayoman

Kekeringan BAHKAN di musim hujan. Itulah yang kerap dirasakan warga Dusun Kayoman. Warga terpaksa mengantre air bersih di sumur terdekat sejak dini hari, tak peduli berisikonya hal tersebut. Yuk, patungan sumur wakaf untuk warga di sana!

Simpan

Kekeringan Bahkan Saat Musim Hujan, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Kayoman

Target

0 0

0%
0 226 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Kekeringan Bahkan Saat Musim Hujan, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Kayoman

Update : 01 Apr, 2021


Inilah kisah kehidupan sehari-hari warga Dusun Kayoman, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Meskipun sudah memasuki musim penghujan, warga masih kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi ini telah berpuluh-puluh tahun dialami karena dusun tersebut tidak memiliki sumur yang cukup dalam untuk menampung air bersih, baik saat kemarau maupun musim hujan.

2df448ae63f19effa3e20de84f81013c.jpg

Hal ini sebagaimana diceritakan Bu Sri, selaku warga setempat yang sudah lebih dari 50 tahun tinggal di Dusun Kayoman. Setiap harinya, Bu Sri rela mengambil air 5 sampai 6 kali sehari dengan memanggul jeriken dan gentong miliknya, demi memenuhi kebutuhan air harian di rumahnya.

“Saya harus berangkat pagi-pagi Mas supaya bisa kebagian air bersih udah gitu harus bolak-balik juga supaya kebutuhan air tercukupi. Kadang saya dibantu sama suami tapi kalo suami berangkat kerjanya lebih pagi dibantuin sama anak saya,” cerita Bu Sri kepada tim ACT DIY.

79dc80413c4f1fce6dfa31fd87cee083.jpg

Lebih parah lagi ketika musim kemarau tiba. Sumur galian satu-satunya yang terletak di sendang (penampungan air) terdekat sudah dipastikan mengering. Akhirnya, warga berbondong-bondong mengambil air di sumur sendang lain yang jaraknya 1 kilometer dan harus mereka tempuh dengan berjalan kaki. Mereka bahkan harus mengantri dari jam 2 sampai 3 dini hari, karena sumur .

“Kalau lagi musim kemarau antriannya bisa lebih panjang lagi Mas soalnya kalau gak ada air ya gimana kita bisa masak, minum sama nyuci,” tambah Ibu Sri kepada kami

Seperti yang diceritakan Pak Tugiyo, ia adalah seorang buruh tidak tetap di Dusun Kayoman, biasanya kalau sudah sulit air ia akan mengantri dari jam 2 dini hari untuk mengantri mengisi air ke dalam jeriken-jeriken yang ia bawa, karena kalau sudah pagi air sendang sudah habis tak tersisa.

“Ya sebenarnya juga takut, tapi namanya juga butuh air, pas malam gelap, takut ada apa-apa, tahu-tahu ada ular atau apa kan gak kelihatan,” ungkap Pak Tugiyo.

089353cdc9b577bbfdfd2c195ff9f905.jpg

Sebenarnya, ada alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih Warga Kayoman yaitu dengan membeli air dari truk tangki. Namun, sebagian besar warga masih dalam kondisi ekonomi prasejahtera, sehingga membeli air dengan harga 300 ribu per tangki merupakan sebuah kemewahan yang tak bisa mereka jangkau.

“Beli dari mana Mas, untuk makan saja susah. Uang yang didapat juga udah pas buat kebutuhan sehari-hari aja itu aja kadang susah,” ujar Pak Tugiyo.

6efb6656c1d1745cba4b03625d4fda34.jpg

Sahabat, mari bersama kita putus kondisi sulit air untuk warga Dusun Kayoman, dengan membangun sumur wakaf. Insya Allah, ACT DI Yogyakarta akan mengikhtiarkan pembangunan sumur dalam bagi warga Kayoman. Yuk, ikut serta berpartisipasi dengan sedekah melalui laman aksi ini. Semoga sumur ini dapat membawa manfaat yang luas bagi mereka, serta menjadi pahala jariyah bagi para wakif. Aamiin.

---

*) Apabila terdapat kelebihan dana pembangunan sumur wakaf Dusun Kayoman, insya Allah akan dialokasikan untuk pembangunan sumur wakaf di wilayah lainnya di kecamatan setempat yang kondisinya tak berbeda dari Dusun Kayoman

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
  • Nisa Syuhda
    Bangun Sumur untuk Warga Kayoman
    Rp 100,349 1 Orang Sudah Menjadi Dermawan
  • Sedekah Sekarang