Tinggal di Gubuk Kayu, Bangun Rumah Layak Huni untuk Pak Oyo

Ditengah keterbatasan finansial dan fisik, Pak Oyo dan Bu Uun tetap bertahan di hunian yang jauh dari kata layak. Sahabat, yuk bantu renovasi rumah Pak Oyo!

Simpan

Tinggal di Gubuk Kayu, Bangun Rumah Layak Huni untuk Pak Oyo

Target

0 0

0%
0 148 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Tinggal di Gubuk Kayu, Bangun Rumah Layak Huni untuk Pak Oyo

Update : 04 May, 2021


Pak Oyo dan Ibu Uun merupakan sepasang suami istri yag berprofesi sebagai pemungut barang bekas. Pekerjaan ini sudah ia lakoni belasan tahun, kondisi Fisik Oyo yang tidak sempurna membuat ia hanya bisa mencari nafkah sebagai pemulung.

dbefcdbfd345fd25e70ca79773230068.jpg

Pak Oyo hanya tinggal bersama dengan istrinya, karena selama menikah, keduanya tidak dikaruniai satu anakpun. Mereka tinggal di gubuk reyot berukuran 3x3 yang menjadi tempat bernaung dan beristirahat mereka selama ini. Tak ada ruangan khusus, semua dalam satu ruangan yang sama, tempat tidur, dapur tempat memilah barang rongsok, semua menyatu.

870e16b59148ffa6a491bb355d26783c.jpg

Gubuk yang mereka bangunpun berdiri di lahan milik orang lain, dengan hanya berdindingkan bilik kayu yang sudah bolong-bolong. Dari hasil memungut, Pak Oyo biasanya mendapatkan uang sebesar Rp 3.000 perhari, sehingga jika dikalkulasikan dalam sepekan ia hanya mendapatkan uang Rp 20.000 saja, itupun jika barang yang ia dapatkan banyak. Dengan penghasilan segini, jangankan untuk merenovasi ataupun membangun rumah, untuk memenuhi kebutuhan pangan harian saja mereka tertatih-tatih.

bb0f049862e016fc6ebf6e926b4b8a58.jpg

Ditengah kondisi sulitnya ekonomi, iapun mengidap penyakit di kakinya yang cukup menyulitkan dirinya dalam bekerja. Selain itu, kondisi fisiknya yang tidak sempurna, bibir sumbing dan hampir semua jari tangannya tidak utuh sejak lahir, membuat Pak Oyo hanya bisa bekerja sebagai pemungut barang bekas saja.

d3ecf0089f35e626f2944e8cbd778973.jpg

Saat malam tiba, seringkali mereka kedinginan karena angin-angin masuk melalui dinding-dinding yang bolong. Saat hujan, atapnya bocor sehingga menyulitkan mereka saat akan beristirahat malam hari. Kondisi ekonomilah yang membuat mereka tetap bertahan di gubuk tersebut. Meskipun begitu, mereka tetap bersyukur karena selama ini masih bisa makan dan mencari nafkah, namun rasa khawatir yang besar mengelimuti kehidupan mereka selama ini, khawatir jika sewaktu-waktu gubuk tersebut rubuh atau mungkin lahannya akan dipakai oleh pemiliknya.

9c36aef5914cfbe4ea9b845d8178133a.jpg

Sahabat, yuk bantu Pak Oyo dan istrinya untuk miliki tempat berteduh yang nyaman dan aman ditanah sendiri. Semoga dengan bantuan kita, ia dan istrinya bisa tinggal ditempat layak, tidur ditempat yang aman dan kakinya bisa sembuh serta terobati, aamiin ya rabbal alamiin.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang