Musholla saksi perjuangan bangsa Indonesia ini sudah rusak disana-sini. Padahal, para jamaah masih mengandalkannya sebagai tempat ibadah sehari-hari. Yuk bantu renovasi Musholla ini!

Musholla Saksi Perjuangan Indonesia Hampir Mati, Mari Bantu Renovasi

Inilah musholla kecil bernama Nurul Iman. Lokasinya berada di sudut Desa Ringinsari, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

1147d53a8f527217beb2a1f558dbb373.jpg

Fakta menariknya adalah, ini merupakan tempat ibadah pertama di wilayah Ringinsari sekaligus saksi perjuangan bangsa Indonesia. Seorang kakek bernama Mbah Bejud adalah yang memulai membangun musholla ini. Berdasarkan cerita masyarakat Ringinsari, musholla ini awalnya dibangun sebagai tempat perlindungan di masa penjajahan Belanda karena wilayahnya stategis dan tersembunyi.

Setelah Mbah Bejud meninggal, anak keturunannya tidak bisa melanjutkan pembangunan dan perbaikan Musholla ini karena keterbatasan biaya. Namun warga sekitar tetap menggunakan mushollanya untuk ibadah sehari hari sekalipun lantai dan bagian lainnya sudah rusak, “biasanya kalo jamaah sehari-hari 25 orang, apalagi kalau taraweh hampir satu kampung datang kesini,” terang Bu Halimah tetangga Musholla Nurul Iman.

636014bf838033d957cba1545394cbc6.jpg

Salah satu keturunan Mbah Bejud yang bernama Pak Slamet (Almarhum) pernah melakukan renovasi Musholla Nurul Iman sekitar 10 tahun yang lalu, namun belum selesai sepenuhnya karena beliau meninggal dunia. Kini Musholla yang pertama kali berdiri di Desa Ringinsari ini hanya dijaga dan dirawat Pasangan Kakek Sagiran dan Nenek Tianah yang usianya sudah menginjak 90 tahun, mereka adalah keturunan terakhir dari Mbah Bejud yang masih ada.

Mereka tetap memegang teguh wasiat dari nenek moyangnya, bahwa Musholla Nurul Iman tidak boleh sepi dan mati untuk digunakan beribadah, “kata Mbah Bejud sekalipun beliau sudah tiada, Musholla ini tidak boleh mati,” Kata kakek Sagiran. Diusia senja dan tidak memiliki biaya untuk memperbaiki musholla, mereka berdua hanya berusaha untuk membersihkan dan merawat Musholla setiap hari agar tidak kotor.

2f55d4284ba2649d74b94717ef915b44.jpg

“masyarakat sini juga petani semua, gotong royongpun hanya memperbaiki bagian–bagian yang kecil saja,” tambah nenek Tianah. “Bahkan sajadah kami bawa masing masing, tempat wudhu juga tidak ada” kata nenek Tianah.

Kondisi Musholla Nurul Iman mulai rusak karena sudah dimakan usia, pintu yang terbuat dari kayu mulai dimakan rayap. Pondasi dan genteng sudah mulai berjatuhan, atapnya bocor apabila hujan turun, lantainya mulai rusak dan tempat imam sudah retak.

36443d6f3d4b5f48d4316d7d970b23d5.jpg

Jika hujan deras, lantai Musholla banjir dan airnya menggenang, otomatis tidak bisa dipakai untuk sholat. Sejak musim penghujan bulan september 2019 Mushollanya tidak bisa digunakan setiap saat. “saya bingung kalau ramadhan pas musim hujan, tidak bisa taraweh dan kasihan warga lainnya”, kata Bu Muslimah.

Yuk Sahabat Dermawan, kokohkan lagi musholla bersejarah ini! Mari bantu warga disana untuk menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman serta harapkanlah pahala jariyah dari Allah subhanahu wata'ala.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Malang

Created 21 Dec, 2020 Malang Sarana dan Infrastruktur

Target

Rp 5,759,415 Dari Rp 50,000,000

12% Terkumpul by 72 Sedekah 66 hari tersisa